Nyeri Ligamen Selama Kehamilan: Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Meridaenlahistoria – Kehamilan adalah periode yang penuh dengan perubahan, baik secara fisik maupun emosional. Hormon-hormon yang beredar dalam tubuh tidak hanya mempengaruhi seluruh sistem tubuh, tetapi juga mempersiapkan tubuh untuk proses persalinan. Salah satu gejala umum yang dapat muncul selama kehamilan adalah nyeri ligamen.

Apa itu Nyeri Ligamen ?

Nyeri ligamen adalah ketidaknyamanan yang sering dialami selama kehamilan. Biasanya, kondisi ini terjadi eksklusif pada masa kehamilan. Namun, perlu diingat bahwa beberapa orang dengan endometriosis juga dapat mengalami nyeri ligamen saat tidak sedang hamil.

Selama kehamilan, hormon relaxin bertanggung jawab dalam membuat ligamen di dalam tubuh menjadi lebih kendur untuk menyesuaikan pertumbuhan rahim. Meskipun tubuh telah dirancang untuk meregang dan berkembang, tidak selalu berarti Anda akan merasa nyaman.

Apa Penyebab Nyeri Ligamen ?

Ligamen adalah struktur pita yang tebal yang menyokong rahim. Jika Anda membayangkan garis dari atas pinggul menuju selangkangan, itulah tempat ligamen terletak. Hormon relaxin membantu ligamen ini meregang sehingga rahim dapat tumbuh, tetapi meskipun dengan bantuan hormon, masih ada ketegangan yang kuat yang menyebabkan rasa sakit.

Nyeri ligamen terjadi ketika rahim tumbuh dan meregang selama kehamilan. Ligamen adalah sepasang pita yang membentang dari kedua sisi rahim menuju selangkangan, dan saat rahim membesar, ligamen ini dapat meregang dan menimbulkan rasa sakit. Meskipun tidak semua ibu hamil mengalami nyeri ligamen, hal ini umum terjadi.

Kapan Nyeri Ligamen Terjadi?

Nyeri ligamen biasanya dimulai pada trimester kedua kehamilan. Kondisi ini paling sering terjadi antara usia kehamilan 16 hingga 22 minggu. Namun dalam beberapa kasus, beberapa wanita dapat mengalami nyeri ligamen pada awal kehamilan. Gejala ini juga dapat muncul pada tahap selanjutnya.

Tidak semua kehamilan berjalan dengan cara yang sama, dan beberapa ibu hamil mungkin mengalami nyeri ligamen sejak trimester pertama, atau bahkan mungkin tidak merasakan gejala ini sama sekali. Penting untuk diingat bahwa tidak semua orang akan mengalami nyeri ligamen, dan kondisi ini dianggap normal asalkan tidak ada tanda-tanda yang mencurigakan.

Bagaimana Rasanya Nyeri Ligamen ?

Nyeri ligamen biasanya terasa sebagai nyeri tajam di daerah panggul. Kebanyakan ibu hamil merasakannya di sisi pinggul atau bagian bawah perut, biasanya pada sisi kanan. Nyeri ini juga bisa menjalar ke selangkangan dan area vagina.

Nyeri ligamen umumnya dirasakan setelah berdiri, duduk, atau berbaring dalam posisi yang sama dalam waktu lama. Selain itu, gerakan yang tiba-tiba seperti melompat, bersin, batuk, atau tertawa dapat memperburuk nyeri ligamen.

Meskipun tidak mungkin untuk sepenuhnya mencegah nyeri ligamen, Anda dapat mengurangi frekuensi dan keparahannya dengan mengatur waktu dan perhatian yang tepat. Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu mengurangi nyeri ligamen:

  1. Kenakan sepatu yang nyaman dan mendukung saat berjalan atau berdiri dalam waktu lama.
  2. Lakukan peregangan dan latihan prenatal yang direkomendasikan untuk mengurangi ketegangan pada ligamen.
  3. Tetap terhidrasi dengan minum air secukupnya sepanjang hari.
  4. Gunakan bantal tubuh saat tidur untuk memberikan dukungan pada perut Anda dan mengurangi tekanan pada ligamen.

Bagaimana Mengatasi Nyeri Ligamen ?

Jika Anda mengalami nyeri ligamen, Anda mungkin mencari cara untuk meredakannya. Meredakan ketidaknyamanan Anda adalah prioritas utama. Kabar baiknya, sebagian besar cara mengurangi nyeri ligamen cukup sederhana. Pengobatan nyeri ligamen umumnya melibatkan istirahat, peregangan lembut, dan penggunaan obat pereda nyeri. Penting untuk tetap terhidrasi dan menjaga postur tubuh yang baik untuk mencegah atau mengurangi nyeri ligamen.

Anda juga harus menghindari gerakan tiba-tiba dan mengangkat benda berat sebisa mungkin, karena hal ini dapat memperburuk atau memicu kambuhnya nyeri ligamen .

Kapan Harus Menghubungi Dokter?

Nyeri ligamen memang dapat menyebabkan ketidaknyamanan yang signifikan, tetapi hal ini bukanlah tanda adanya masalah serius. Nyeri ligamen tidak terkait dengan gejala lain seperti pendarahan vagina. Namun, jika Anda mengalami gejala lain yang mengkhawatirkan seperti demam, menggigil, pendarahan vagina, nyeri saat buang air kecil, kesulitan berjalan, atau nyeri yang terus-menerus dan semakin parah, segeralah menghubungi dokter Anda.

Gejala seperti pendarahan atau demam dapat menunjukkan adanya kondisi yang lebih serius, seperti infeksi saluran kemih atau persalinan prematur, dan harus dievaluasi oleh dokter. “Selalu penting untuk berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan jika Anda memiliki kekhawatiran atau pertanyaan selama kehamilan, termasuk nyeri ligamen.

Kesimpulan

Nyeri ligamen adalah gejala yang umum terjadi selama kehamilan dan disebabkan oleh meregangnya ligamen yang menopang rahim yang sedang tumbuh. Meskipun nyeri ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan, biasanya tidak ada tanda adanya masalah serius. Namun, jika Anda mengalami gejala lain yang mencurigakan atau nyeri yang terus-menerus memburuk, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter Anda untuk evaluasi lebih lanjut.

Dengan mengambil langkah-langkah pencegahan seperti memperhatikan postur tubuh yang baik, melakukan peregangan lembut, dan menghindari gerakan yang tiba-tiba, Anda dapat mengurangi frekuensi dan keparahan nyeri ligamen. Ingatlah untuk selalu menjaga kesehatan dan kenyamanan Anda selama masa kehamilan.